jump to navigation

Branding: Character Building, Materi ngajiMod Edisi 14 Muharram 1432 H Desember 25, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
add a comment

“Branding: Character Building”

by: Pak Hakimul Batih

The NgajiMod meeting started with the recitation of Surah Al-An’am verse 75-92. A lesson by understanding these verses was we should be grateful to Allah subhanahuwata’ala because of the  greatest human pleasure, that is Islamic faith, blessing is what we get with the gift of God is great without effort, as the prophet Ibrahim’s efforts to find his God that was mentioned in this verse.

The theme of Kajian of this week was “Branding: Character Building”, the inspiring story which was very intercorrelating with this theme is the laying of Hajarul Aswad (The Black Stone of Ka’bah) by Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. In about 605 A.D., when the Holy Prophet was 35 years old, a flood swept Mecca and the building of the Ka’bah was badly damaged. The Quraish decided to rebuild it. When the walls reached a certain height, a dispute arose between various clans as to whom should the honor of placing the Black Stone (Hajar Aswad) in its place go. This dispute threatened to assume serious proportions but, at last, it was agreed upon that the first person to enter the precincts of the Ka’bah the next morning should arbitrate this issue.

It so happened, that first person was none other than Muhammad (s.a.w.a.). The Quraish were pleased with the turn of the events because Muhammad was well recognized as the Truthful and Trust-worthy personality.

Muhammad (s.a.w.a.) put his own robe on the ground and put the Black Stone on it. He told the disputing clans to send one representative each to hold the corners of the robe and to raise it. When the robe was raised to the required level, he took hold of the Stone and put it in its place. This was a judgement, which settled the dispute to the satisfaction of all the parties.

At this time, he had entered into several business partnerships and always acted with great integrity in his dealings with his partners. ‘Abdullah, son of Abu Hamza, narrates that he had entered into a transaction with Muhammad (s.a.w.a.). Its details had yet to be finalized when he had suddenly to leave promising that he would return soon. When, after three days, he went again to the spot, he found Muhammad (s.a.w.a.) waiting for him. Muhammad (s.a.w.a.) did not remonstrate with him. He just said that he had been there for all those three days waiting for him. Saib and Qays, who also had business transactions with him, testify to his exemplary dealings. People were so impressed by his uprightness and integrity, by the purity of his life, his unflinching fidelity, and his strict sense of duty that they called him “al-Amin,” the trusted one. The characters of Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam was built before he became a messenger of Allah.

With regard to cultivating the spirit of modeling for Characteristic building, we could also take the example of the prophets in characters building and branding namely, siddiq (honesty), amanah (trustworthy), tabligh (communicative) and fatonah (intelligence). By these main characters, a person could increase their value in front of human moreover Allah subhanahu wata’ala.

Ngajimod was ended by sholat maghrib jama’ah then continued with gala dinner. the special menus were prepared perfectly by Ria as coordinator. Dessy and friends served nice “choccolate pudding” and Mbak Dede fried yummy fried bananas. What a complete nutritious food at this night !!!! alhamdulillah. All of the foods were given free for all of NgajiMod members bythe food provider…jazakumullahu khairan, may Allah give them the better rewards for it amiin.

Bakso-sossiz-mushrooms Soup by Ria

Chocolate puding by Mbak Dessy

Fried banana by Mbak Dede

 

 

 

Iklan

MENGENAL IMAM MASJIDIL HARAM-MAKKAH Desember 25, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
4 comments

Perhatian setiap muslim tertuju kepada dua tanah haram (suci) Makkah dan Madinah, tidak ketinggalan juga terhadap para imamnya. Mereka memiliki popularitas dan kedudukan yang mulia di hati kaum muslimin. Karena banyaknya pembaca yang bertanya tentang mereka, maka dengan senang hati kami suguhkan biodata ringkas tentang imam-imam tersebut.

1. Syaikh DR. Su’ud bin Ibrahim as-Syuraim


Lahir pada tahun 1386 H, di Saqra’ Riyadh. Beliau kuliah pada fakultas Ushuluddin di Jami’ah al-Imam Muhammad bin Su’ud al-Islamiyah. Lulus pada tahun 1409 H, kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya di Ma’had ‘Ali untuk para hakim, hingga beliau mendapatkan gelar Magister pada tahun 1413 H. (lebih…)

KEPRAU NEA WARUNG RIVERSIDE “NIK JIM” Desember 23, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
add a comment

Jika anda penggemar masakan pedas, nikmat dan bergizi ala Thai, tentu sudah mengenal namanya Keprau Nea (spicy fried meat oilly with leaves), susah banget mendefinisikannya dalam bahasa lain pokoknya :). Dari sekian banyak warung di Bangmod  yang menyediakan menu khas Thailand ini, tak lengkap kalau belum mencoba keprau nea-nya Nik Jim. Anda akan merasakan bedanya dari “keprau nea-keprau nea” yang lain… Mantab pokoknya…!!!

“Keprau nea” ala Nik Jim screeen shot only few seconds after cooked

Only 30 Baht (about 9000 rupiahs) include “Kai Ciau” (fried egg)

MR. Dian, Fakhri and Andhy were enjoying this great menu few days ago

Mau kesana sekarang juga ?? Just follow these map… !!


If you cannot find the location just call Mr. Fakhri: +66853442763

Just enjoy your trip

Wassalaamualaikum, sawat dii krabz..!!!

KEUTAMAAN BERDZIKIR Desember 21, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
add a comment

Penulis: DR. Said Wahf Al Qaththani

DOWNLOAD artikel lengkap, lafadz doa dan dzikirnya  disini :). semoga bermanfaat

Allah Ta’ala berfirman:

“Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan peng-ampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar (pada nikmat-Ku)”. (Al-Baqarah, 2:152).

“Hai, orang-orang yang beriman, ber-dzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan menyebut namaNya)”. (Al-Ahzaab, 33:42).

“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah me-nyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung”. (Al-Ahzaab, 33:35).

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksaanNya), serta tidak mengeraskan suara, di pagi dan sore hari. Dan janganlah kamu terma-suk orang-orang yang lalai”. (Al-A’raaf, 7:205).

Rasul Shalallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: ((مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ)).

Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.

((أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيْكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِيْ دَرَجَاتِكُمْ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ، وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوْا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوْا أَعْنَاقَكُمْ))؟ قَالُوْا بَلَى. قَالَ: ((ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى)).

“Maukah kamu, aku tunjukkan perbu-atanmu yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infaq emas atau perak, dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?” Para sahabat yang hadir berkata: “Mau (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi”.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: ((أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِيْ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِيْ، فَإِنْ ذَكَرَنِيْ فِيْ نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِيْ نَفْسِيْ، وَإِنْ ذَكَرَنِيْ فِيْ مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِيْ مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا، وَإِنْ أَتَانِيْ يَمْشِيْ أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً)).

Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai de-ngan persangkaan hambaKu kepadaKu, Aku bersamanya (dengan ilmu dan rah-mat) bila dia ingat Aku. Jika dia meng-ingatKu dalam dirinya, Aku mengingat-nya dalam diriKu. Jika dia menyebut namaKu dalam suatu perkumpulan, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih baik dari mereka. Bila dia mende-kat kepadaKu sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika dia mendekat kepadaKu sehasta, Aku mendekat ke-padanya sedepa. Jika dia datang kepa-daKu dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat”.

وَعَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ بُسْرٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ اْلإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ فَأَخْبِرْنِيْ بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. قَالَ: ((لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ)).

Dari Abdullah bin Busr Radiyallahu ‘anhu, dia berkata: Bahwa ada seorang lelaki berkata: “Wahai, Rasulullah! Sesungguhnya syari’at Islam telah banyak bagiku, oleh karena itu, beritahulah aku sesuatu buat pegangan”. Beliau bersabda: “Tidak hentinya lidahmu basah karena dzikir kepada Allah (lidahmu selalu meng-ucapkannya).”

 

Ngaji-Khun To Burapha University: 11 December 2010 Desember 21, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
add a comment

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia” HR at-Tirmidzi (no. 2685) dan ath-Thabrani dalam “al-Mu’jamul kabiir” (no. 7912)


Peserta Kajian dari KMUTT-Bangmod

Registrasi Peserta

Senior Ngaji-Khun: Mas Nasrul dan Pak Heru S

Habis Sholat Dzuhur di Muslim Club Burapha University

Di Geladak Bus lantai 1

AQUARIUM IN THE CAMPUS

Lionfish: one of the most beautiful fish in the aquarium

A Lionfish is any of several species of venomous marine fish in the genera PteroisParapteroisBrachypteroisEbosia or Dendrochirus, of the family Scorpaenidae. The lionfish is also known as the Turkey Fish, Scorpion or Fire Fish. The lionfish is native to the Indo-Pacific oceanic region. This range extends from western Australia and Malaysia east to French Polynesia and the Pitcairn Islands. In addition, the range also extends north to southern Japan and southern Korea and south to parts of coastal Australia.[2]The lionfish has also recently been discovered on the shores of Jamaica (W.I.), Panama, and Cubahttp://en.wikipedia.org/wiki/Lionfish

THE BIGGEST AQUARIUM IN “AQUARIUM”

In front of the Gate of Burapaha Aquarium

VINEYARD-SILVERLAKE

70 THB BUS 🙂

PATTAYA BEACH: THE LAST DESTINATION OF THE NGAJI-KHUN DAY

 

 

USULAN JADWAL BARU NGAJI MOD Desember 20, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
Tags:
1 comment so far

Jadwal Baru Ngaji-Mod, Waktu Default: Sabtu jam 4 Sore

KEUTAMAAN CINTA KARENA ALLAH Desember 20, 2010

Posted by NgajiMod in Tak Berkategori.
Tags:
2 comments

Keutamaan Cinta karena Allah

MATERI NGAJIMOD, 12 MUHARRAM 1432 H/18 DESEMBER 2010 M


Di antara karunia yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya yang mukmin adalah dipersaudarakannya sesama mereka. Dari persaudaraan itu, diharapkan tumbuh rasa saling mencintai, yang dilandasi oleh keimanan kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya, salah satu karakter dasar seorang mukmin.

Cinta karena Allah adalah kita mencintai seseorang karena dia mencintai Allah, karenanya semakin bertambah ketaatan dia kepada Allah maka bertambah pula kecintaan kita kepadanya. Kecintaan seperti ini termasuk dari amalan yang paling utama, dan dia merupakan konsokuensi dari kecintaan kepada Allah. Karena di antara bentuk kesempurnaan cinta kepada Allah adalah mencintai siapa saja yang Allah cintai dan mencintai siapa saja yang mencintai Allah. Sementara kaum muslimin secara umum merupakan kaum yang mencintai Allah dan Allah juga mencintai mereka, karenanya seorang muslim wajib mencintai kaum muslimin yang lain sebagai keharusan dari cinta dia kepada Allah. Dari Anas radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidaklah beriman seseorang dari kalian sehingga dia mencintai untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai untuk dirinya sendiri”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Mencintai Karena Allah

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللَّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ يَمِينُهُ مَا تُنْفِقُ شِمَالُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

“Ada tujuh golongan yang Allah akan naungi pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya: (1) Imam yang adil, (2) pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, (3) seorang laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, (4) dua orang yang saling mencintai karena Allah yang mereka berkumpul karena-Nya dan juga berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang dirayu oleh wanita bangsawan lagi cantik untuk berbuat mesum lalu dia menolak seraya berkata, “Aku takut kepada Allah,” (6) seorang yang bersedekah dengan diam-diam sehingga tangan kanannya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kirinya, (7) dan seseorang yang berzikir/mengingat Allah dalam keadaan sendirian hingga dia menangis.” (HR. Al-Bukhari no. 600 dan Muslim no. 1031) (lebih…)